Batang Kilat, [Tanggal Publikasi] – Agung Indra Syahputra bersama inisiatif Metar Peduli dan program UMKM Naik Level Peduli memasuki hari kedua operasi dapur umum darurat di lokasi terdampak banjir, Batang Kilat. Konsistensi bantuan ini sangat krusial mengingat kondisi di Batang Kilat masih sulit dan warga sedang berjuang melewati hari-hari terberat.
Agung Indra Syahputra menyatakan komitmen timnya untuk memastikan logistik bantuan terus berjalan lancar. “Hari kedua… dan kita masih berdiri di sini. Kita pastikan setiap makanan yang keluar—hangat, bergizi, dan higienis,” ujarnya.
Meskipun menghadapi tantangan seperti listrik padam dan akses yang sulit akibat banjir, dapur umum terus beroperasi penuh. Kehadiran dapur umum ini menjadi bentuk kecil yang sangat berarti untuk meringankan beban saudara-saudara yang terdampak.
Program UMKM Naik Level Peduli yang berkolaborasi dengan Metar Peduli menunjukkan bahwa gerakan pemberdayaan ekonomi juga memiliki peran penting dalam aksi kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Agung Indra Syahputra menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak. Ia mengajak masyarakat untuk terus mengirimkan doa dan bantuan, karena sekecil apa pun kontribusi, tetap sangat berarti. “Mari sama-sama kita jaga, kita bantu, dan kita pulihkan Batang Kilat,” tutupnya, menegaskan ajakan untuk gotong royong memulihkan kondisi pascabencana.