Refleksi 1 Muharram di Pesantren, Agung Indra Syahputra Sampaikan Rasa Bangga Saksikan Ketiga Buah Hatinya Tumbuh Dewasa

Medan, 16 Juni 2026 – Peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah, menjadi momen yang sangat emosional dan penuh makna bagi tokoh pemuda Sumatera Utara, Datok Agung Indra Syahputra, S.H. Tahun ini, ia memilih merayakan momen pergantian tahun hijriah tersebut dengan membersamai ketiga buah hatinya di lingkungan pesantren.

Di tengah padatnya aktivitas sosial dan kepemudaan, Agung menyempatkan diri hadir langsung untuk mendampingi Khalif Alfatih, Khayla Azzahra, dan Khanza Azzahra dalam mengikuti rangkaian kegiatan 1 Muharram yang diselenggarakan oleh pihak pesantren.

Raut wajah bahagia dan penuh haru tak dapat disembunyikan oleh Agung saat melihat anak-anaknya kini mulai beranjak dewasa dan semakin mandiri dalam menimba ilmu agama.

“Alhamdulillah, 1 Muharram tahun ini terasa sangat spesial. Saya berkesempatan hadir membersamai Khalif, Khayla, dan Khanza di pesantren. Melihat mereka tumbuh besar, sehat, dan berada di lingkungan yang menjaga nilai-nilai agama adalah anugerah terbesar bagi saya sebagai seorang ayah,” ungkap Agung dengan nada penuh syukur.

Bagi Agung, pendidikan di pesantren adalah fondasi karakter yang sangat penting untuk membentengi generasi muda dari tantangan zaman. Ia merasa bangga karena ketiga anaknya menunjukkan kemauan dan semangat yang kuat dalam belajar.

“Ada rasa haru dan bangga yang luar biasa melihat perkembangan mereka. Khalif yang semakin matang, serta Khayla dan Khanza yang kian menunjukkan kedewasaannya. Pesantren bukan sekadar tempat belajar, tapi tempat di mana akhlak dan adab mereka ditempa,” tambahnya.

Melalui momen 1 Muharram ini, Agung Indra Syahputra menitipkan doa dan harapan terbaik untuk masa depan buah hatinya, sekaligus berpesan kepada seluruh orang tua agar menjadikan pendidikan agama sebagai prioritas utama bagi anak-anak.

“Semoga pergantian tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua. Doa saya selalu menyertai Khalif, Khayla, dan Khanza agar kelak menjadi anak-anak yang saleh, salehah, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi agama serta bangsa,” tutup Agung.

Share the Post: