Dorong Kemandirian Ekonomi Umat, Agung Indra Syahputra Berbagi Ilmu Entrepreneurship dengan Remaja Masjid Medan Perjuangan

Medan, 2 September 2026 – Peran masjid di era modern tidak lagi sebatas pusat peribadatan spiritual, melainkan didorong untuk kembali pada khitahnya sebagai pusat peradaban dan penggerak kemandirian ekonomi masyarakat. Visi progresif inilah yang disuarakan oleh tokoh pemuda Sumatera Utara, Datok Agung Indra Syahputra, S.H., dalam agenda silaturahmi bersama gabungan Remaja Masjid se-Kecamatan Medan Perjuangan.

Bertempat di Masjid Al-Ikhlas, agenda yang dikemas dalam bentuk diskusi entrepreneurship tersebut membedah potensi besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Agung mengajak generasi muda muslim Kota Medan untuk berani mengambil peran strategis di sektor ekonomi.

Menurut Agung, pemuda yang aktif meramaikan kegiatan masjid adalah sebuah kebanggaan. Namun, pemuda masjid yang mandiri secara finansial, melek bisnis, dan mampu membuka lapangan kerja dinilainya sebagai kekuatan nyata kebangkitan umat.

“Menjadi pengusaha dan membangun kemandirian ekonomi bukan semata-mata soal mencari keuntungan materi. Lebih dari itu, ini adalah bagian dari dakwah bil hal—dakwah melalui aksi nyata untuk membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan roda ekonomi lingkungan, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar,” papar Agung di hadapan para peserta.

Agung mengaku mendapat suntikan energi luar biasa melihat tingginya antusiasme dan visi besar kawan-kawan pemuda yang hadir. Ia mendorong agar momentum ini dijadikan titik tolak untuk mentransformasi masjid sebagai inkubator bisnis dan pusat pergerakan ekonomi anak muda.

“Saya sangat optimis bahwa kebangkitan ekonomi umat, khususnya di wilayah Medan Perjuangan, bisa benar-benar dimulai dan digerakkan dari serambi masjid. Kalian adalah generasi penerus yang tidak hanya menjaga nilai-nilai keagamaan, tapi juga memiliki visi besar untuk memajukan daerah,” tambahnya.

Menutup sesinya, Agung Indra Syahputra memberikan dorongan moral agar para remaja masjid tidak hanya diam menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi Kota Medan.

“Teruslah berinovasi, kawan-kawan! Jangan pernah takut mencoba. Bismillah, mari kita buktikan bahwa pemuda masjid berani melangkah, dan mampu menjadi pilar utama kebangkitan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Share the Post: