Medan, 3 Oktober 2026 – Upaya mencetak wirausahawan muda yang mandiri secara ekonomi terus digencarkan oleh tokoh pemuda Sumatera Utara, Datok Agung Indra Syahputra, S.H. Kali ini, ia menggelar pelatihan entrepreneurship praktik langsung (hands-on) yang menyasar para remaja masjid di Kota Medan.
Untuk memastikan pelatihan ini relevan dengan tren masa kini, Agung menggandeng Bunga Amira, seorang pengusaha muda inspiratif yang telah sukses membangun bisnis mochi dan aktif menjual resep-resep kekinian.
Dalam pelatihan ini, Bunga tidak hanya memotivasi, tetapi juga membagikan rahasia dapur pembuatan mochi yang sedang digandrungi pasar. Para remaja masjid diajak langsung mengadon, membentuk, hingga mengemas mochi kekinian yang siap jual.
“Hari ini kita buat resep mochi kekinian bersama ahlinya langsung, Bunga Amira. Anak muda ini luar biasa, dari usia belia sudah berani buka usaha dan menjual resepnya. Ini adalah contoh nyata bahwa usia bukan halangan untuk mandiri secara finansial,” ujar Agung bangga di sela-sela pelatihan.
Tak sekadar menjadi inisiator acara, Agung Indra Syahputra juga turun langsung mempraktikkan keahliannya di bidang kuliner. Ia mendemonstrasikan cara meracik minuman unik yang ia sebut ‘Teh Tarik 7 Negara’. Menurutnya, kombinasi menu mochi dan teh tarik adalah perpaduan paket usaha F&B yang sangat potensial untuk dijalankan oleh pemula.
“Saya juga berbagi resep rahasia membuat Teh Tarik 7 Negara. Harapannya, ilmu praktik hari ini, baik mochi maupun teh tariknya, bisa langsung diaplikasikan. Kita bisa jual produk-produk ini dan mulai merintis langkah menjadi pengusaha muda yang sukses,” tegas Agung yang juga peraih penghargaan F&B internasional ini.
Melalui pelatihan ini, Agung menaruh harapan besar agar remaja masjid tidak hanya aktif dalam kegiatan spiritual, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Ia ingin mengubah paradigma agar pemuda masjid berani mengambil peluang bisnis di sektor kuliner.
“Khusus untuk teman-teman remaja masjid yang hadir, mari kita buktikan bahwa dari serambi masjid bisa lahir pengusaha-pengusaha tangguh. Jangan takut mencoba, mulai dari hal kecil, dan teruslah berinovasi. Bismillah, kita bangun kemandirian ekonomi umat bersama-sama,” pungkasnya.